x
x

Share This Story

Hindari Tawuran, Seorang Kakek Disambar Kereta

Mutia Nugraheni, Luqman Rimadi Kamis, 30 Agustus 2012, 20:46 WIB

VIVAnews - Seorang pria paruh baya tewas tersambar kereta api setelah sebelumnya berusaha menghindari tawuran antar pelajar SMK di Jalan I Gusti Ngurah Rai, Klender, Jakarta Timur. Kakek yang diketahui bernama Rahiman ini tewas seketika di perlintasan Kereta Api di Klender.

Menurut salah seorang saksi bernama Rahmat, kejadian tersebut berlangsung pada Kamis sore pukul 16.45 WIB, ketika suasana sedang ramai. Sebelum tewas, Rahiman tampak menghindar dari aksi lempar batu para siswa yang sedang tawuran.

"Ada tawuran di situ. Mungkin bapak ini mau menghindar mundurnya ke belakang, pas di belakang ada kereta lewat, Ia langsung tersambar kereta tersebut," ujar Rahmat, 30 Agustus 2012.

Rahmat mengatakan, dirinya sempat meneriaki Rahiman yang ketika itu sedang dalam keadaan tergesa-gesa. Namun, usahanya tersebut tidak didengar oleh korban.

"Saya sempat lihat dia menyeberang dan berteriak kalau ada kereta yang melintas, namun mungkin tidak didengar sehingga dia tetap saja menyeberang," ungkap Rahmat yang mengaku pada saat kejadian sedang melakukan pengecekan persilangan rel kereta (wesel).

Saat ditemukan, korban mengenakan kemeja putih dan mengenakan celana panjang abu-abu. Ia mengalami luka parah di bagian kepala yang membuat nyawanya tidak dapat diselamatkan.

Dari saku korban ditemukan kartu identitas diri. Rahiman diketahui beralamat di Dusun Gempol Jaya RT 5 RW 2, Karawang, Jawa Barat. Selain itu juga ditemukan beberapa lembar uang kertas serta karcis kereta api ekonomi.

Menurut Rahmat, kawasan di Klender tersebut memang kerap dijadikan sebagai lokasi tawuran antar pelajar yang cukup mengganggu para pengguna jalan.

"Biasanya siang atau sore, banyak siswa SMP yang tawuran, tidak sedikit dari mereka yang membawa senjata tajam seperti golok dan juga katana," ujarnya. (ren)

© VIVA.co.id

BERITA TERPOPULER